Ta’rif (Definisi) Surat AlMaidah
سورة الْمَائِدَة
Sababu Tasmiyah (Sebab Penamaan)
Surat alMaidah
Dinamakan dengan surat alMaidah yaitu
didalamnya memuat salah satu mu’jizat Nabi ‘Isa as kepada kaumnya ketika mereka
menuntut darinya agar Allah menurunkan kepada mereka “Maidah” (hidangan) dari
langit sehingga mereka dapat makan darinya dan hati mereka tentram.
Terdapat beberapa ta’rif yaitu :
1. Termasuk surat Madaniyah.
2. Termasuk surat yang panjang.
3. Jumlah ayatnya 120 ayat.
4. Surat ke-5 berdasarkan urutan mushaf.
5. Turun sesudah surat alFath.
6. Surat ini dimulai dengan salah satu gaya
bahasa seruan, yakni : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا.
7. Meliputi
juz ke- 6 dan ke- 7, Hizb (11,12,13), Rubu’ (9:1).
Pokok-pokok Pembahasan
Surat almaidah termasuk surat madaniyah
panjang yang memuat sebagaimana
kebanyakan surat-surat madaniyah dari aspek tasyri’ dengan penyampaian yang
terperinci sebagaimana surat alBaqarah, anNisa dan alAnfal dari segi topik
aqidah dan kisah-kisah Ahli Kitab. Abu Maisarah berkata :
“Surat alMaidah termasuk surat yang Allah
turunkan tanpa ada mansukh didalamnya, dan memuat 18 kewajiban”.
Sebab Turunnya Surat
1. Allah Ta’ala berfirman :
ولاَ تُحِلُّوا شَعَائِرَ الله
“janganlah kamu melanggar
syi'ar-syi'ar Allah”
أَخرَجَ ابنُ جَرِيرٍ الطَّبَرِي عَن عِكرِمَةَ،
قَالَ: قَدِمَ الحَطمُ بنُ هِندِ البَكرِيُّ الْمَدِينَةَ فِي عِيرٍ لَهُ يَحِملُ
طَعَامًا فَبَاعَهُ، ثُمَّ دَخَلَ عَلَى النَّبِيِّ صلّى الله عليه وسلّم، فَبَايَعَهُ
وَأَسلَمَ، فَلَمَّا وَلَّى خَارِجًا، نَظَرَ إِلَيهِ، فَقَالَ لِمَن عِندَهُ: لَقَد
دَخَلَ عَلَيَّ بِوَجهٍ فَاجِرٍ، وَوَلَّى بِقَفَا غَادِرٍ، فَلَمَّا قَدِمَ اليَمَامَةَ
اِرتَدَّ عَنِ الإِسلَامِ، وَخَرَجَ فِي عِيرٍ لَهُ يَحمِلُ الطَّعَامَ فِي ذِي
القَعدَةِ يُرِيدُ مَكَّةَ، فَلَمَّا سَمِعَ بِهِ أَصحَابُ النَّبِيِّ صلّى الله
عليه وسلّم تَهَيَّأَ لِلخُرُوجِ إِلَيهِ نَفَرٌ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ،
لِيَقتَعُوهُ فِي عِيرِهِ، فَأَنزَلَ اللهُ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ الآية، فَانتَهَى
القَومُ، وَأُخرِجَ عَن السُّدِيِّ نَحوُهُ. التفسير المنير للزحيلي (6/ 65)
Ibnu
Jarir alThobari meriwayatkan dari Ikrimah, ia berkata : AlHathmu bin Hindi
alBakriy tiba di Madinah dalam satu rombongan konvoi yang membawa pangan untuk
dijual, kemudian ia masuk mendatangi Nabi saw, kemudian ia berbai’at dan masuk
Islam, ketika ia keluar, Nabi memperhatikannya kemudian Nabi bersabda kepada
para shahabat : “ Sungguh ia telah datang kepadaku dengan wajah yang maksiyat,
kemudian dia pergi dengan punggung yang menyimpang”, Maka ketika ia tiba di
Yamamah ia murtad dari Islam. Kemudian ia keluar lagi dalam satu konvoi dengan
membawa pangan di bulan Dzulqo’dah menuju Makkah, ketika para sahabat Nabi saw
mendengar kedatangan mereka , maka satu kelompok dari muhajirin dan anshor
bersiap-siap menghadang konvoi tersebut, kemudian Allah swt menurunkan Ayat : “Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah”. Hingga
kaum tersebut selesai. Dan telah diriwayatkan pula yang semisal dari AsSudiy.
2. Allah Ta’ala berfirman :
اليَومَ
أَكمَلتُ لَكُم دِينَكُم
“Pada
hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu”
جَاءَ رَجُلٌ مِنَ
اليَهُودِ إِلَى عُمَرَ بنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنهُ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤمِنِينَ
اِنَّكُم تَقرَؤُونَ آيَةً فِي كِتَابِكُم لَو عَلَينَا مَعشَرَ اليَهُودِ نَزَلَت
لَاتَّخَذنَا ذَلِكَ اليَومَ عِيدًا فَقَالَ اَيُّ آيَةٍ هِيَ قَالَ (اليَومَ أَكمَلتُ
لَكُم دِينَكُم وَأَتمَمتُ عَلَيكُم نِعمَتِي ) فَقَالَ عُمَرُ : وَاللهِ إِنِّي لَأَعلَمُ
اليَومَ الَّذِي نَزَلَت فِيهِ عَلَى رَسُولِ اللهِ وَالسَّاعَةَ الَّتِي نَزَلَت
فِيهَا عَلَى رَسُولِ اللهِ عَشِيَّةً يَومَ عَرَفَةَ فِي يَومِ جُمعَةٍ رواه
البخاري .
Seseorang dari Yahudi
datang kepda Umar bin alKhathab r.a , ia berkata :”Hai Amirul Mukminin sungguh
kalian membaca satu ayat dalam kitab kalian, seandainya ayat tersebut turun
kepada kami kelompok Yahudi , sungguh pasti hari ketika ayat tersebut turun
akan kami jadikan hari raya”. Umar bertanya: “ Ayat yang mana itu?”, ia berkata
: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku”. Kemudian Umar berkata : “ Demi Allah !,
aku lebih mengetahui hari dimana ayat tersebut turun kepada Nabi saw, dan waktu
ayat tersebut turun kepada Rasulullah saw , ayat tersebut turun di sore hari
pada hari ‘Arafah di hari jum’at. (H.R. Bukhari).
3. Allah Ta’ala berfirman:
يَسأَلُونَكَ
مَاذَا أُحِلَّ لَهُم
“ Mereka menanyakan kepadamu:
"Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" “.
عَنِ القَعقَاعِ بنِ الحَكِيمِ أَمَرَ رَسُولُ اللهِ بِقَتلِ
الكِلَابِ فَقَالَ النَّاسُ يَا رَسُولَ اللهِ مَا أُحِلَّ لَنَا مِن هَذِهِ الاُمَّةِ
الَّتِي أَمَرتَ بِقَتلِهَا فَأَنزَلَ اللهُ تَعَالَى هَذِهِ الآيَةَ وِهِيَ
"يَسأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُم قُل أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَمَا
عَلَّمتُم مِنَ الَجوَارِحِ مُكَلِّبِينَ ."
Dari
AlQa’qa’ bin Alhakim, Rasulullah saw memerintahkan membunuh anjing-anjing, maka
orang-orang bertanya : “ Wahai Rasulullah manakah yang dihalalkan bagi kami
dari kelompok(anjing-anjing) ini yang kau perintahkan untuk membunuhnya ?”.
Kemudian Allah Ta’ala menurunkan ayat ini, yaitu : “ Mereka menanyakan
kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" , Dihalalkan
bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah
kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang
telah diajarkan Allah kepadamu “.
________
Baca juga : Surat alFatihah , Albaqarah, Ali Imran, AnNisaa.
________
Baca juga : Surat alFatihah , Albaqarah, Ali Imran, AnNisaa.
0 Comments
Terimakasih sudah mampir di blog ini, silakan komentar dengan bijak.
Baarakallahu fiik