Artikel Seputar Shalat
Bismillaah, walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, wash-shalaatu was-salaamu 'alaa rasuulillaah, wa ba'du.
Karena pentingnya pengetahuan terkait dalil-dalil dan argumen yang mengetengahkan tentang urgensi shalat bagi setiap muslim, semoga daftar isi dalam artikel ini dapat membantu mempermudah urutan dalam kajian shalat. Daftar isi yang kosong dari tautan (link) menandakan pembahasan tersebut masuk pada tautan di atasnya.
Baarakallaahu fiikum.
👇 Klik bab di bawah ini untuk membuka daftar pembahasan:
1 Bab: Urgensi Shalat
2 Bab: Sifat Shalat
Keutamaan, Kedudukan, dan Sifat Shalat
- Menyempurnakan berdiri, bacaan, rukuk, sujud, serta tumaninah
- Menghadap kiblat, takbir, mengangkat tangan dan memposisikannya, serta berisyarat
3 Bab: Kaifiat (Tata Cara) Shalat
Urutan Kaifiat Shalat:
- Berdiri untuk Shalat
- Niat Shalat
- Takbiratul Ihram
- Mengangkat tangan sambil bertakbir
- Menyedekapkan tangan (menyimpan tangan kanan di atas tangan kiri)
- Membaca Doa Istiftah
- Membaca Isti'adzah
- Membaca Al-Fatihah
- Mengucapkan Amin
- Membaca Surah Al-Qur'an
-
Kaifiyat Rukuk & Permasalahannya:
Bertakbir sambil mengangkat tangan:
- Takbir perpindahan gerakan (takbir intiqal)
- Mengangkat kedua tangan
- Rukuk
- Tumaninah dalam rukuk
- Mengangkat kepala dari rukuk dan mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah"
- Di mana posisi kedua tangan setelah rukuk?
- Tumaninah dalam iktidal
- Selanjutnya bertakbir, kemudian turun untuk bersujud
- Tangan ataukah lutut yang terlebih dahulu menyentuh bumi?
- Solusi Ibnu Taimiyyah atas perbedaan pendapat (khilafiah) tersebut
-
Kaifiat Sujud & Dzikir pada Rukuk dan Sujud:
- Tumaninah dalam sujud
- Posisi jemari kaki ketika sujud
- Bacaan pada rukuk dan sujud
- Bertakbir lalu duduk di antara dua sujud
- Sifat duduk iftirasy (duduk di antara dua sujud dan duduk tasyahud awal)
- Duduk di antara dua sujud boleh juga dilakukan dengan cara iq'a' (الإقعاء)
- Bacaan duduk di antara dua sujud
- Bertakbir lalu melaksanakan sujud kedua
- Bangkit dari sujud kedua, mengangkat kepala sambil bertakbir, boleh duduk ringan sejenak (duduk istirahah) lalu berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua
- Melaksanakan rakaat kedua sebagaimana kaifiat pada rakaat pertama
-
Pembahasan Tasyahhud Awal:
Setelah selesai dari dua rakaat, selanjutnya duduk untuk tasyahud awal:
- Makna Tasyahud
- Hukum Tasyahud
- Dalil Tasyahud
- Sujud Sahwi jika lupa Tasyahud
- Seputar perbedaan pendapat (khilafiah) pada duduk Tasyahud
- Posisi kedua tangan & berisyarat ketika duduk Tasyahud
- Berisyarat dalam Tasyahud
- Isyarat dengan menggerakkan jari telunjuk
- Empat perbedaan kaifiat dalam berisyarat
- Berisyarat tanpa menggerak-gerakkan jari telunjuk
- Lafaz Tasyahud
- Bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam
- Kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat ketiga, bertakbir sambil mengangkat kedua tangan
- Melaksanakan rakaat ketiga dan keempat. Setelah selesai sujud terakhir pada rakaat akhir, selanjutnya duduk tasyahud akhir dan bershalawat dalam posisi duduk tawarruk
- Membaca doa perlindungan dari empat perkara
- Ditutup dengan salam
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah mampir di blog ini, silakan komentar dengan bijak.
Baarakallahu fiik