3.6.19

Hikmah Dalam Perayaan Idul Fitri
Hikmah dalam Perayaan Idul Fitri
Alhamdulillaah, Syukur kita kepada Allah Azza wa Jalla atas limpahan karunia-Nya, betapa Allah menjamu orang-orang beriman dengan syari’at Shaum Ramadhan demi kebersihan dan kesucian mereka yang puncaknya adalah menjadi manusia-manusia bertaqwa, dimana ketaqwaan mengantarkan manusia kepada surga-Nya yang penuh knikmatan, Allah Ta’ala berfirman :
orang-orang bertakwa berada didalam surga
Sesungguhnya orang-orang bertaqwa itu berada dalam surga dan mata air-mata air,” (Q.S. AdzDzariyat:5).
Dengan demikian esensi shaum ramadhan diantaranya adalah sebagai salah satu tolok ukur manusia yang bertaqwa, yang akan berbuah kenikmatan kekal abadi penuh dengan Ridlo Ilahi. Dan ditutup dengan Idul Fitri sebagai perayaan yang tidak pernah disyari’atkan kepada ummat-ummat sebelumnya.
Allah swt menetapkan syari'at Idul Fitri agar orang beriman melaksanakan kebahagiaan hari raya dengan berbagai rangkaian ibadah, yakni sebagai bentuk rasa syukurnya hamba-hamba yang beriman kepada-Nya. Sekaligus untuk meniadakan tasyabuh(penyerupaan) terhadap orang-orang kafir dan musyrik dalam perayaan hari raya mereka, sebab menyerupai mereka tidaklah disukai oleh Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana Nabi saw pernah bersabda
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ [1]
"Siapa yang menyerupai satu kaum maka ia adalah bagian dari mereka".
Sejatinya manusia itu memang butuh sesuatu yang menggembirakan jiwanya, sehingga tanpa ada syari’at pun tentu manusia akan mencari-cari bentuk perayaan terhadap sesuatu yang mereka anggap sakral. Dan Allah swt memberikan karunia kepada kaum muslimin dengan syari’at Idul Fitri yang berbeda secara nilai dan hakikatnya dengan perayaan agama lain, penjelasan rinci sudah ana jelaskan di artikel Idul Fitri dan Idul Adha di tahun lalu silakan rujuk saja di sini. Dengan rangkaian sunnah-sunnahnya, Idul Fitri tak hanya sebagai perayaan yang berifat ceremonial, melainkan justru sekaligus sebagai syi’ar Islam dan amal shalih yang siapa melaksanakannya maka Allah berikan balasan pahala di Sisi-Nya... Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lilaahilhamd.
Sekaligus perayaan Idul Fitri syarat akan hikmah yang menunjukan kepada manusia akan kebesaran dan kelapangan syari’at Islam tersebut, Rasulullah saw pernah bersabda :
لِتَعْلَمَ يَهُودُ أَنَّ فِي دِينِنَا فُسْحَةً، إِنِّي أُرْسِلْتُ بِحَنِيفِيَّةٍ سَمْحَةٍ [2]
“ Supaya Yahudi tau bahwa sesungguhnya agama kita ini lapang, sesungguhnya aku diutus  membawa agama yang lurus dan toleran”
Demikian hikmah dalam perayaan Idul Fitri sejatinya menunjukan jati diri Islam yang penuh dengan integritas ruhiyah agama yang lurus dan benar yang berada diatas ikatan aqidah tauhid yang Allah swt telah mengagungkan perayaan tersebut.   Maka mari berbahagia di hari raya Fitri disertai memenuhi relung hati ini dengan kecintaan kepada-Nya, bertakbir dan tahmid , sebagai bentuk syukur dan pengagungan akan segala nikmat-Nya. Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lilaahilhamd. 



[1]  الجامع الصحيح للسنن والمسانيد
[2]  مسند الإمام أحمد بن حنبل

0 Comments

Terimakasih sudah mampir di blog ini, silakan komentar dengan bijak.
Baarakallahu fiik